6 Jan 2015

Pembelahan Dada Rosululloh



Saat Rosululloh berusia 2 tahun beliau disapih kenudian ibu Halimah membawa Rosululloh ke ibunya dengan rasa berat hati. Ibu Halimah memohon dengan sangat agar diperbolehkan mengasuh Rosululloh dan ternyata diijinkan oleh Sayyidah Aminah, hal itu karena disaat itu Mekkah terserang wabah penyakit dan supaya Rosululloh lebih matang dan fasih tinggal di pedesaan. Rosululloh bersabda :
انااعربكم،اناقرشي واسترضعت في بني سعد بن بكر.
Aku adalah orang yang paling fasih diantara kalian, aku adalah orang Quroisy dan aku disusui di bani Sa'ad bin Bakr.
Beliau sejak usia dua tahun sudah mengembala kambing dengan tangkas. Beliau bersabda :
مامن نبي الاوقدرعي العلم.قيل:وانت يارسول الله؟قال:وانا
Tidak ada satu nabipun melainkan ia mengembala kambing. Ditanyakan kepada beliau : termasuk engkau wahai Rosululloh ? Rosululloh berkata : ya, termasuk Aku.
Ketika berusia 4 tahun terjadi peristiwa pembelahan dada. Saat itu Rosululloh bersama saudara sesusunya dibelakang rumah sedang mengembalakan kambing, tiba-tiba beliau didatangi dua orang berpakaian putih dengan membawa bejana emas yang penuh berisi air yang putihnya seperti salju menurut riwayat lain adalah air zam-zam.
Kedua orang tersebut mengambil Rosululloh lalu membaringkannya kemudian membelah perut beliau dan mengeluarkan hatinya, membelah hatinya dan mengeluarkan gumpalan hitam dari hatinya dan membuangnya. Setelah itu keduanya mencuci hati dan perut beliau dengan air zam-zam dan diisi dengam iman dan hikmah.
Salah seorang dari mereka berkata : timbanglah dia (hati) dengan 10 orang dari hati umatnya. Kemudian oarang satunya menimbangnya ternyata hati beliau lebih berat. Kemudian ditimbang lagi beberapa kali sampai hitungan 1000 dan tetap lebih berat hati beliau. Akhirnya orang pertama berkata : biarkan dia, Demi Allah, seandainya engkau menimbangnya dengan seluruh umatnya ia tetap lebih berat dari mereka. Kemudian kedua orang tersebut yang ternyata adalah malaikat menutup kembali dada beliau lalu malaikat tersebut menyetempel dengan stempel nubuwwah diantara dua pundaknya. Menurut riwayat lain cap tersebut ditengah pas hati karena nur dari hati tersebut menembus sampai ke belakang sehingga menjadi stempel nubuwwah.

Tidak ada komentar: