19 Des 2014

MANDI WAJIB



بسم الله الرحمن الرحيم
Mandi dalam fiqh yaitu meratakan air ke seluruh tubuh (dari ujung kepala-rambut sampai kaki) dengan niat khusus. Yang mewajibkan mandi ada enam yaitu :
1.    Jima' maksudnya adalah bersetubuh. Baik keluar mani ataupun tidak. Sadar atau tidak,dst.
2.    Keluar mani atau sperma Baik keluarnya karena mimpi ataupun sebab lain, dengan sengaja atau tidak, dst
3.    Haid apabila seseorang perempuan telah berhenti dari haid, ia wajib mandi agar ia dapat sholat dan hal-hal lain yang dibolehkan bagi wanita suci
4.    Nifas adalah darah yang keluar setelah proses melahirkan baik itu bayinya hidup atau tidak.
5.    Melahirkan wanita yang melahirkan haruslah mandi baik anak yang dilahirkan itu cukup umur ataupun tidak, seperti keguguran. Walaupun ketika dan setelah melahirkan dia tidak mengeluarkan darah sama sekali. Begitu juga dengan wanita yang melahirkan dengan cara operasi tetap wajib mandi
6.    Meninggal orang Islam yang meninggal dunia, fardhu kifayah atas muslimin yang hidup untuk memandikannya,kecuali orang yang mati syahid dan bayi yang meninggal akibat keguguran dan belum berbentuk tubuhnya.
Fardhu Mandi :
1.    Niat tempat niat berada dihati dimulai saat mulai mengalirkan air ke seluruh badan. Lafal niat: نويت الغسل لرفع الحدث الاكبر فرضا لله تعالى
nawaitul ghusla li rof'il hadatsil akbar fardhon lillaahi ta'ala
2.    Menyiram air ke seluruh badan dengan air yaitu seluruh kulit(termsuk lipatan-lipatan),rambut,kuku, dan bulu termasuk bibir, adapun lidah,dalamnya mulut,hidung,mata dan dalam farji wanita tidaklah wajib tersiram air
SUNNAH MANDI
Sunnah-sunnah mandi banyak sekali diantaranya:
1.    Bersiwak
2.    Berdiri
3.    Menghadap kiblat
4.    Membasuh kedua tangan
5.    Berkumur dan membersihkan hidung
6.    Istinja' dulu
7.    Berwudhu sebelumnya
8.    Menggosok dengan teliti seluruh badan-termasuk lipatan-lipatan dalam hal ini termasuk memakai sabun atau sampo adalah sunnah.
9.    Mendahulukan yang kanan
10.    Tidak telanjang sama sekali.
makruh-makruh mandi sama dengan makruhnya wadhu, diantaranya: tidak berbicara, tidak berlebihan dalam menggunakan air,dll
Syarat Sah Wudhu dan Mandi :
1.    Islam orang yang berwudhu harus muslim atau beragama islam
2.    Tamyiz makna tamyiz ada 3:
a.    Memahami percakapan dan dapat mengembalikan jawaban contoh dari makna tamyiz ini adalah anak yang ditanya dapat menjawab sesuai pertanyaan
b.    Dapat makan sendiri, minum sendiri, istinja'sendiri
c.    Dapat membedakan kanan dan kiriJika seorang anak memenuhi makna tamyiz diatas maka dianggap tamyiz untuk selanjutnya jika bacaan fatihah dan tahiyat baik maka untuk anak laki-laki bisa menjadi imam.
3.    Bebas dari haid atau nifas seseorang yang dalam keadaan haid atau nifas tidak sah bahkan tidak boleh berwudhu
4.    Bebas dari sesuatu yang bisa menghalangi sampainya air ke kulit. Umumnya yang mencegah air ke kulit ditandai dengan harus digosok atau dikerik untuk menghilangkannya contoh : cat, kutek, kotoran di kuku, dll diantara contoh lain yang mncegah air k kulit adalah deodorant hal ini berkaitan dengan mandi wajib maka harus dipastikan deodorant dihilangkan saat mandi agar air benar-benar masuk. Adapun sesuatu dikulit yang hilang dengan sendirinya karena terkena air maka wudhu atau mandi tetap sah contoh : tinta, pacar, dll
5.    Tidak boleh ada sesuatu anggota wudhu yang dapat merubah sifat air, merubah sifat air disini maksudnya merubah warna air atau mungkin bau contoh : kosmetik di wajah walaupun sifat kosmetiknya tembus air tapi sekiranya kosmetik tadi merubah sifat air menjadi keruh maka wudhu tidak sah sehingga harus dihilangkan dulu kosmetiknya sebelum berwudhu atau mandi.
6.    Harus mengetahui kefardhuan wudhu
7.    Tidak meyakini fardhu-fardhunya wudhu adalah sunnah
8.    Harus dengan air yang dapat menyucikan
untuk yang selalu berhadast ditambah 2 :
9.    Setelah masuk waktu sholat
10.    Berturut-turut langsung antara wudhu dan sholat

Tidak ada komentar: