بسم
الله الرحمن الرحيم
قَالَ رَسُوْلُ اللّە صَلَّى اللّه عَلَيْهِ
وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم : أَحَبُّ الْبِلاَدِ إِلَى اللّهِ مَسَاجِدٌها وَأَبْغَضُ
الْبِلاَدِ إِلَى اللّه أَسْوَاقُهَا
رواه مسلم
Rosululloh SAW telah bersabda yang
artinya : “Tempat yang paling di cintai
Alloh adalah masjid-masjidnya dan tempat yang paling di benci Alloh adalah
pasar-pasarnya’’. Hadist riwayat Muslim
Dari
hadis ini, bahwa Alloh mencintai masjid-masjid, karena masjid adalah tempat ketaatan, dasarnya taqwa dan merupakan tempat turunnya rohmat
. Sedangkan pasar adalah tempat yang di benci Allah, karena pasar merupakan tempat berbagai ma'siyat, sumpah palsu,
kebohongan
dan hal lain yang melupakan hal dari Allah. Dari kelulusan masjid ini, maka hendaknya kita menghormati masjid, yaitu beradab saat berada di masjid, sehingga akan turun rahmat Allah, sebaliknya jika kita tidak
beradab, justru akan mengundang laknat Allah. Adab masuk masjid ialah masuk dengan kaki kanan, membaca doa masuk masjid, tidak berbicara dengan pembicaraan yang sia-sia atau bahkan berdagang yang hal ini mengundang laknat Allah pada pelakunya.
Sebagai penutup dari pelajaran hadis 4 ini, diceritakan bahwa Imam Junaid,
beliau berdagang di pasar, tiap hari tidaklah beliau membuka tokonya, kecuali beliau telah sholat sunnah
sebanyak 300 rokaat. Dan Imam
al-Haddad ketika beliau kecil, beliau senang untuk bermain-main di masjid dengan temannya, tapi beliau tidaklah berlari-lari di masjid, tetapi
beliau ketika bermain dan melihat masjid, beliau masuk masjid & sholat sunnah
sebanyak 100 rokaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar