18 Des 2014

IBU ROSULULLAH



Sayyidah Aminah beliau adalah ibunda Rosululloh, pada masa itu beliau adalah gadis yang paling mulia di kaum Quroisy baik dari nasab maupun kebangsawanannya sehingga beliau dijuluki si bunga Quroisy putri penghulu bani Zuhroh yang terjaga di tempat pingitannya terdinding dari pandangan mata banyak orang tetapi terkenal keharuman namanya. Beliau semasa kecil sebelum dipingit sudah mengenal putra-putra Abdul Mutholib karena dikalangan kaum Quroisy keluarga bani Hasyim sangat dekat sekali dengan bani Zuhroh yang terjaga mulai dari kakeknya yaitu saudara sekandung Qusyoi dan Zuhroh.
Ketika usai terjadi selamatnya Abdulloh dari penyembelihan maka Abdul Mutholib tidak langsung pulang kerumahnya tetapi mengajak Abdulloh kerumah Wahb bin Abdu Manaf untuk melamar Aminah, disaat berjalan menuju rumah Aminah ada beberapa wanita yang menawarkan dirinya ke Abdulloh meminta dijadikan istri diantaranya bernama Ruqoyyah binti Naufal akan tetapi Abdulloh menolaknya dengan halus.
Beberapa hari kemudian menikahlah Abdulloh dan Aminah sepasang suami istri yang sama sama paling baik nasabnya murni Quroisy dan paling mulia kedudukannya. Setelah menikah Abdulloh berjalan keluar dan bertemu Ruqoyyah tapi wanita tersebut diam saja tidak seperti sebelumnya sehingga Abdulloh penasaran dan bertanya lalu Ruqoyyah menjawab sinar yang engkau miliki kemarin telah pergi darimu dan sinar itu sekarang telah berpindah ke Aminah jadi aku sekarang tidak tertarik lagi padamu. Hal ini karena Ruqoyyah adalah saudari Waroqoh bin Naufal sepupu Sayyidah Khodijah seorang rohib dimana Ruqoyyah mendengar dari saudaranya tersebut akan ada Nabi dari umat ini makanya ia menawarkan diri ke Abdulloh.
Abdulloh menceritakan pada istrinya maka Aminah berkata : Demi Allah, wahai anak pamanku kita semua tahu Waroqoh telah mempelajari kitab suci nasrani dan ia mengatakan berita gembira bahwa akan lahir seorang nabi dikalangan umat ini (dari Arab). Lalu kedua suami istri tersebut terdiam lama dan saling bertatapan penuh makna sambil berseri wajahnya tanpa bisa mengucapkan kata kata. Keduanya tenggelam seperti itu sampai malam dan tertidurlah Aminah. Sampai akhirnya menjelang waktu shubuh Aminah terbangun dan berkata pada suaminya bahwa baru saja mimpi. Didalam mimpinya tersebut Aminah seperti melihat cahaya yang keluar dan memancar dari perutnya dimana beliau bisa melihat istana di negeri Busroh Syam dan kemudian beliau mendengar suara berkata kepadanya : Wahai Aminah, sesungguhnya engkau sedang mengandung pemimpin umat ini, jika engkau melahirkannya, ucapkan aku meminta perlindungan untuknya kepada Allah Yang Maha Esa dari keburukan semua pendengki dan berilah dia nama Muhammad.
Maka bergembiralah keduanya dan kemudian Aminah ingat akan seorang perempuan yang bernama Sauda', dukunnya Quroisy yang terkenal dimana ia pernah berkata pada bani Zuhroh : Sungguh, diantara kalian ada seorang putri yang akan melahirkan seorang Nabi tolong tunjukkan padaku putrid-putri kalian, lalu bani Zuhroh menunjukkannya dan ketika sampai pada Aminah maka dengan spontan Sauda' berkata inilah yang akan melahirkan seorang Nabi. Maka bertambah gembiralah kedua suami istri ini mengingat cerita ini.
Rosululloh bersabda yang artinya aku adalah putra dari ibu-ibu mulia lagi suci dari keturunan Sulaim (datuk Rosululloh dari nenek neneknya terkenal wanita suci dan mulia)

Tidak ada komentar: