14 Des 2014

PERISTIWA PENTING MASA ABDUL MUTHOLIB BAG.1

Terdapat dua peristiwa penting di masa Abdul Mutholib yakni peristiwa penggalian sumur zam-zam dan peristiwa pasukan gajah.
1.        Penggalian Sumur Zam-Zam
Ketika Abdul mutholib sedang tidur didekat hajar aswad beliau bermimpi seseorang mendatanginya dan memerintahkannya menggali sumur zam-zam, kemudian beliau menceritakan pada kaumnya lalu mereka berkata : “Apakah telah dijelaskan kepadamu dimana tempatnya ?”, maka beliau menjawab tidak tahu, kemudian kaumnya berkata : “Kalau begitu tidurlah engkau dan bermimpilah jika ucapan tersebut dari Allah, maka Dia akan memberi penjelasan kepadamu, tetapi jika ucapan orang yang berada dalam mimpi itu berasal dari setan, maka ia tidak akan kembali kepadamu.
Beliau kemudian tidur dan bermimpi ada seseorang datang kepadanya lalu berkata : “Galilah zam-zam jika kau gali tidak akan menyesal karena ia peninggalan datukmu yang terbesar airnya tidak akan habis, selamanya melimpah dan utuk memberi minum orang haji”, lalu Abdul Mutholib berkata : “Dimana letak zam-zam tersebut berada ?”, dijawab : “Dirumah semut dimana burung gagak menggali”.
Keesokan harinya Abdul Mutholib mengajak anak satu-satunya yakni Harits untuk menggali. Orang Quraisy yang melihat hal itu berkata orang Quraisy juga berhak menggali akan tetapi Abdul Mutholib tidak mau sampai akhirnya terjadi percecokan dan hasilnya mereka sepakat untuk pergi ke dukun  wanita yang tinggal di Syam akhirnya semua orang berangkat. Saat beberapa hari melewati padang sahara, mereka kehausan karena kehabisan bekal minum, kemudian atas perintah Abdul Mutholib, mereka menggali sumur di padang sahara tersebut, tiba tiba dari bawah telapak kaki hewan tunggangan Abdul Mutholib memancarkan air tawar, beliau bertakbir dan diikuti oleh kaumnya, lalu semua orang minum dan mengisi tempat air mereka, kemudian mereka berkata : “Demi Allah, persoalan ini kau yang memenangkan Abdul Mutholib, sesungguhnya Dzat yang memberimu air di padang tandus ini adalah Dzat yang memberimu zam-zam”, akhirnya mereka pulang dan tidak jadi untuk pergi ke dukun.
Akhirnya beliau menggali sumur ditempat yang ada di dalam mimpi, rumah semut tersebut terletak di tempat orang Quraisy menyembelih qurban. Baru saja menggali, beliau bertakbir karena melihat didalam sumur terdapat dua patung kijang dari emas yang ditimbun oleh Bani Jurhum dahulu saat akan meninggalkan mekkah, juga terdapat pedang dan baju besi. Kedua patung kijang tersebut diletakkan di pintu Ka'bah menurut jumhur ulama itu adalah emas pertama kali yang dikenakan di Ka'bah kemudian beliau memberi air minum zamzam ke kaumnya. Sebelumnya, org Quraisy telah banyak menggali sumur-sumur untuk minumnya orang haji, semenjak adanya  sumur zam-zam maka jamaah haji diberi minum zamzam karena letaknya dekat dengan Masjidil Haram dan airnya lebih bersih selain itu sumurnya adalah sumur Nabi Ismail. Saat abdul mutholib menggali sumur, beliau bernadzar jika mempunyai anak 10 orang serta mereka besar dan mampu melindunginya, beliau akan menyembelih salah seorang anak untuk Allah disamping Ka'bah.

Tidak ada komentar: