28 Des 2014

PENYUSUAN ROSULULLOH



Rosululloh hanya sebentar disusui ibunya karena adatnya waktu itu bayi yang lahir di kaum Quroisy disusukan kepada wanita wanita dari desa pegunungan. Sebelum mencari ibu susu beliau disusui oleh Tsuwaibah Al-Aslamiyah bekas budak Abu Lahab yang memberi kabar gembira kelahiran Rosululloh sehingga langsung dibebaskan tuannya. Pada Tsuwaibah inilah Rosululloh menjadi saudara sesusu juga dengan Hamzah (paman beliau) dan Abu salamah (sepupu beliau), beliau disusui Tsuwaibah hanya sebentar saja.
Kemudian Abdul mutholib mencarikan ibu susu dan memilih Halimah binti Abu Dzuaib dari Qobilah Hawazin karena akhlaqnya yang baik. Sebelum bertemu bayi Rosululloh semua wanita yang akan menyusui bayi-bayi Quroisy saat itu menolak Rosululloh termasuk Halimah, hal itu dikarenakan Rosululloh anak yatim sedang para wanita yang menyusui tersebut bertujuan mereka mendapat upah yang banyak dari ayah si bayi yang akan disusui. Waktu itu hanya Halimah yanh belum mendapat bayi karena ia terakhir yang tiba di Mekkah karena unta yang ditungganginya lemah dan kurus sehingga tertinggal dari rombongannya bani Sa'ad bin Bakr, Saat itu Halimahpun sangat lemah keadaannya air susunya tidak mengeluarkan air susu yang banyak sehingga anak-anaknyapun menangis kelaparan karena air susu ibunya tidak mengeyangkan mereka. Saat ditawari menyusui Rosululloh Halimah dan suaminya berpikir sampai tiga hari. Ketika semua wanita sudah mendapatkan bayi susu tinggal Halimah yang belum. Akhirnya Halimah mengambil Rosululloh karena ia tidak mau pulang dengan tidak membawa bayi, Ia dan suaminya berdoa mendapat keberkahan.


Saat pertama bertemu bayi Rosululloh Halimah langsung jatuh cinta karena saat itu bayi Rosululloh sedang tidur sambil tersenyum dan terpancar nur, sehingga Halimah dengan spontan berkata walaupun aku tidak di upah aku mau menyusuinya. Akhirnya Rosululloh dibawa pergi kekaumnya dengan perasaan suka cita yang sangat.

Tidak ada komentar: