3 Jan 2015

Hadis Ke 11



بِسْمِ اللّه الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قَالَ رَسُوْلُ اللّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلّم : ثَلاثَةٌ لاَ تُرْفَعُ صَلاَتُهم فَوْقَ رُؤوسِهم شِبْرًا : رَجُلٌ أَمَّ قَوْمٍ وَهُمْ لَهُ كَارِهُونَ وَامْرَأةٌ بَاتَتْ وَزَوْجُها عَلَيْهَا سَاخِطٌ وَأَخَوَانٌ مُتَصَارِمَانِ
رواه ابن ماجه
Rosululloh Shollohu 'alaihi wasallam telah bersabda yang artinya : "Ada tiga golongan yang sholatnya tidak akan diangkat di atas kepalanya, walaupun hanya sejengkal, seorang yang menjadi imam bagi suatu kaum sedangkan kaum itu membencinya, seorang wanita yang tidur dan suaminya marah padanya dan dua saudara yang saling bermusuhan". Hadis riwayat Ibnu Majah.
Maksud dari sholat yang tidak diangkat ke langit adalah kiasan bahwa sholatnya tidak diterima Allah, tiga golongan tersebut adalah :
1.    Imam yang di benci makmum. Hal ini karena dia menjadi imam bagi sholat jamaah sedangkan makmumnya membencinya karena adanya keburukan yang ada pada imam tersebut atau karena adanya sesuatu yang dia kerjakan dalam sholat yang membuat makmum tidak menyukainya misal dia membaca surat yang terlalu panjang dalam sholatnya sehingga makmum merasa keberatan.
2.    Seorang istri yang tidur dalam keadaan suaminya marah, baik marah karena keburukan akhlak istri ataupun dia tidak memenuhi hak dan kewajibannya sebagai istri.
3.    Dua orang yang bersaudara baik saudara kandung ataupun saudara seagama yang saling memutuskan silaturahmi karena hal yang bukan lillah (hal yang lillah adalah misal saudaranya berma'siyat dan tidak mau di ingatkan maka ketika dia menjauhinya karena membenci ma'siyat yang dilakukan maka hal ini tidak termasuk dalam hadis)
Dari hadis ini kita dianjurkan untuk saling mencintai dan bersaudara karena Allah serta menjauhi ketiga hal yang bertentangan dengan hukum agama tersebut yang menyebabkan pahala sholat tidak di terima

Tidak ada komentar: