24 Des 2014

HIPERTENSI



بسم الله الرحمن الرحيم
Hipertensi atau penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah dalam arteri yang ditunjukan dalam bentuk angka sylostic (bagian atas) dan angka diastolic (bagian bawah). Sistolik yaitu tekanan saat jantung berdenyut atau berdetak (sistol). Diastolik yaitu tekanan saat jantung beristirahat di antara saat pemompaan.
Efek hipertensi sebagai salah satu resiko terjadinya kerusakan pada organ sasaran, seperti jantung, pembuluh darah otak, pembuluh darah perifer, ginjal dan retina sehingga menyebabkan stroke,  serangan jantung, dan juga gagal ginjal. Alat untuk memeriksa tekanan darah disebut sphigmomanometer atau tensimeter.
Banyak kategori untuk hipertensi, pada umumnya yang masuk hipertensi stadium I bila sistol 140-160 mmHg dan diastolik 90-100 mmHg. Sedangkan hipertensi stadium II bila sistol ≥160 mmHg dan diastolik ≥100 mmHg. Beberapa faktor penyebab hipertensi antara lain:
1.      Keturunan ini yang tidak bisa dikendalikan
2.      Usia ini juga tidak bisa dikendalikan
3.      Garam
4.      Kolesterol
5.      Kegemukan
6.      Stress
7.      Rokok
8.      Kafein
9.      Alkohol
10.  Kurang olahraga
MENCEGAH DAN MENGATASI HIPERTENSI
Ø  Kurangi konsumsi NaCl (garam dapur) . Konsumsi garam sebaiknya tak lebih dari 2,4 gr per hari Na (sodium) atau 6 gr per hari NaCl. Agar konsumsinya terkendali maka perhatikan label makanan terutama fastfood yang banyak mengandung Na.
Ø  Makan sayur dan  buah  yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, , wortel, melon, dan jeruk terutama yang mengandung potasium (sangat baik menurunkan tekanan darah). Sumber potasium  terbaik misalnya kentang, tomat, orange juice, pisang, kacang-kacangan, belewah, melon, serta buah yang dikeringkan, seperti kismis.
Ø  Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol.
Ø  Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Pilihlah   olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.
Ø  Jalankan terapi anti stres dan kendalikan emosi kita. Karena stress meningkatkan produksi renin (enzim di ginjal) yang bisa menaikkan tekanan darah.
Ø  Berhenti merokok
Ø  Kendalikan kadar kolesterol. Kolesterol membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah naik.
Ø  Kendalikan diabetes.
Ø  Hindari  obat  yang bisa meningkatkan tekanan darah. Ini bisa dikonsultasikan ke dokter.
Ø  Tarik napas karena bisa mengendurkan semua tekanan darah
Ø  Konsumsi dark chocolate. Ada sebuah studi menunjukkan 18% yang mengkonsumsinya terjadi tensi.
Relaksasi, ada sebuah penelitian dengan mendengarkan musik selama 30 menit sambil menarik nafas dalam2 menunjukkan penurunan angka sistolik 3,2 poin

Tidak ada komentar: