بسم
الله الرحمن الرحيم
Hipertensi atau penyakit darah tinggi adalah suatu
keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah dalam arteri yang
ditunjukan dalam bentuk angka sylostic (bagian atas) dan angka diastolic
(bagian bawah). Sistolik yaitu tekanan saat jantung berdenyut atau berdetak
(sistol). Diastolik yaitu tekanan saat jantung beristirahat di antara saat
pemompaan.
Efek hipertensi sebagai salah satu resiko terjadinya
kerusakan pada organ sasaran, seperti jantung, pembuluh darah otak, pembuluh
darah perifer, ginjal dan retina sehingga menyebabkan stroke, serangan jantung, dan juga gagal ginjal. Alat untuk memeriksa tekanan darah
disebut sphigmomanometer atau tensimeter.
Banyak kategori untuk hipertensi, pada umumnya yang
masuk hipertensi stadium I bila sistol 140-160 mmHg dan diastolik 90-100 mmHg.
Sedangkan hipertensi stadium II bila sistol ≥160 mmHg dan diastolik ≥100 mmHg. Beberapa faktor penyebab hipertensi
antara lain:
1. Keturunan
ini yang tidak bisa dikendalikan
2. Usia
ini juga tidak bisa dikendalikan
3. Garam
4. Kolesterol
5. Kegemukan
6. Stress
7. Rokok
8. Kafein
9. Alkohol
10. Kurang
olahraga
MENCEGAH
DAN MENGATASI HIPERTENSI
Ø Kurangi
konsumsi NaCl (garam dapur) . Konsumsi garam sebaiknya tak lebih dari 2,4 gr
per hari Na (sodium) atau 6 gr per hari NaCl. Agar konsumsinya terkendali maka
perhatikan label makanan terutama fastfood yang banyak mengandung Na.
Ø Makan
sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau,
pisang, , wortel, melon, dan jeruk terutama yang mengandung potasium (sangat
baik menurunkan tekanan darah). Sumber potasium
terbaik misalnya kentang, tomat, orange juice, pisang, kacang-kacangan,
belewah, melon, serta buah yang dikeringkan, seperti kismis.
Ø Kurangi
minum minuman atau makanan beralkohol.
Ø Olahraga
secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki,
bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari
sebanyak 3 kali seminggu.
Ø Jalankan
terapi anti stres dan kendalikan emosi kita. Karena stress meningkatkan
produksi renin (enzim di ginjal) yang bisa menaikkan tekanan darah.
Ø Berhenti
merokok
Ø Kendalikan
kadar kolesterol. Kolesterol membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya
tekanan darah naik.
Ø Kendalikan
diabetes.
Ø Hindari obat
yang bisa meningkatkan tekanan darah. Ini bisa dikonsultasikan ke
dokter.
Ø Tarik
napas karena bisa mengendurkan semua tekanan darah
Ø Konsumsi
dark chocolate. Ada sebuah studi menunjukkan 18% yang mengkonsumsinya terjadi
tensi.
Relaksasi, ada sebuah
penelitian dengan mendengarkan musik selama 30 menit sambil menarik nafas
dalam2 menunjukkan penurunan angka sistolik 3,2 poin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar