بسم الله الرحمن الرحيم
قَالَ رَسُوْلُ اللّهِ صَلّى اللّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلّم
َ: إِتَّقِ اللّهَ حَيْثُ مَا كُنْتَ وَأتْبِعِ السَّيّئََةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا
وَخَالِقِ النَّاسََ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
حَدِيْثٌ حَسَن رواه الترميذي
Rosululloh shollohu alaihi wasallam telah bersabda, yang artinya : Bertaqwa lah kepada Alloh di mana
pun kamu bearada, ikutilah kesalahan mu dengan perbuatan baik yang akan menghapuskannya, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang
baik (Hadis hasan riwayat Tirmidzi)
Dari hadis di atas, kita diperintahkan untuk bertaqwa kepada Alloh di
manapun dan kapanpun, baik ketika sedang sendiri maupun bersama orang
keramaian, krn Alloh melihat kita dlm
tiap gerak gerik kita. Dan ketika kita merasakan bahwa Alloh melihat kita, kita akan
takut utk berma'siyat kpd Alloh, takut utk melanggar larangan Alloh &
selalu menjalankan perintah Nya, ada yg melihatnya atau sedang sendiri, krn merasakan kehadiran Alloh bersama kita.
Dan ketika kita terlanjur melakukan kesalahan, maka kita di
perintahkan utk segera melakukan kebaikan, yaitu segera bertaubat dr kesalahan
tsb & melakukan banyak kebaikan, spt memperbanyak sholat sunnah,
bersodaqoh, membaca tasbih dll yg akan menghapus kesalahan tadi. Dan hal ini merupakan Rahmat Alloh utk umat Nabi Muchammad SAW.
Sedangkan utk umat terdahulu, jika mrk melakukan kesalahan, jln taubat mrk
sangat berat, a.l spt umat Nabi Musa yg
diperintahkan utk membunuh diri mrk sendiri ketika mrk menginginkan taubat,
seperti yg di ceritakan dlm AlQuran. Dan krn Rahmat Alloh juga, Alloh akan menutup aib & kesalahan
kita & masih menunggu kita utk segera bertaubat sebelum ajal datang.
Dan sebagai makhluk sosial, dimana kita tdk akan bisa hidup tanpa
org lain, maka kita wajib memerlakukan manusia dg perlakuan yg baik, yaitu seperti perlakuan yg ingin kita terima
dr org lain.
Misal kt senang jika kt bertemu kawan dg wajah yg menyenangkan, mk
kt harus berwajah menyenangkan di hadapan org lain Kt tdk ingin org lain membicarakan aib kt, maka kt pun jangan
membicarakan aib org, krn mrk pun spt kita yg tdk suka bila aib &
kesalahan2 nya di ketahui org lain. Semoga dg mempelajari hadis ini,
kita dimampukan utk mengamalkannya...
Wallahu a'lam bish showaab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar