قَالَ رَسُولُ اللّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم
إِنَما الأَعًٌْمَالُ بِالنِّيَاتِ وَإِنٌَََّّّّما لِكُلّ امْرئٍ مَا
نَوَى فَمَنْ كَانَتٌٌ هِجرَتُهُ إلَى اللّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجرَتُهُ
إِلَى اللّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانََتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصيْبُهَا
أَوْ امْرَأَةٍ ينكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْه لف
رواه البخاري ومسلم
Rosuulullooh Shollohu 'alaihi wasallam telah bersabda : " Sesungguhnya amal-amal itu tergantung niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah & Rasul Nya, maka hijrah nya (terhitung) karena Allah & Rasul Nya & barangsiapa yang hijrohnya karena mencari dunia atau wanita yang akan dinikahinya, maka hijrohnya (hanya) mendapatkan seperti apa yang diniatkan." (Hadis riwayat Bukhori Muslim)
Makna Hadist :
Hadis tentang niat ini selalu menjadi hadis pembuka pada kitab hadis,
Hal ini disebabkan pentingnya niat dalam segala amalan kita.
Bahwa pahala yang kita dapat dari amal yang kita lakukan adalah tergantung dari niat kita,
Bisa
jadi kita melakukan 1 amalan atau perbuatan tapi kita mendapat pahala
lebih banyak dari perbuatan tsb disebabkan krn niat kita.
Misalnya kita berangkat pengajian dg niat mencari ilmu, bersilaturahmi, bersyukur atas umur yg masih diberikan pd hari itu dan masih banyak lagi,
Maka
pahala yg akan kita dapat dr 1 pekerjaan, yaitu berangkat pengajian
bukan hanya 1, tapi tergantung jumlah niat yg kita pasang dalam hati.
Diceritakan ulama salaf kita, tidak melakukan 1 amalan, kecuali beliau telah mempunyai 70 niat...
Dan sebaliknya...
Bisa jadi amalan baik yg kita lakukan tidak mendapat apapun kecuali kepayahan, jika kita salah memasang niat
Misalnya, kita bersodaqoh dg niat malu pada teman yg juga bersodaqoh atau supaya org melihat kita adalah org yg dermawan...
Maka yg kita dapat dr amalan tsb hanya yg kita niatkan, yaitu pandangan atau anggapan org terhadap kita
Sedang
di mata Alloh kita tdk mendapat apa² kecuali dosa sebab amalan kita
adalah riya', yaitu beramal krn manusia bukan krn Alloh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar